Bagaimana Domino Diposisikan sebagai Olahraga Prestasi di Indonesia
Turnamen domino makin sering digelar bersama pemerintah daerah dan disebut sebagai olahraga pikiran. Ini yang terlihat dari pola penyelenggaraan sepanjang 2026.

Pergeseran dari permainan kasual
Domino sudah lama dimainkan di banyak daerah di Indonesia sebagai permainan santai. Yang berubah dalam beberapa tahun terakhir adalah kemasannya: turnamen digelar di stadion dan gedung konvensi, memakai sistem gugur yang baku, dan diberitakan di rubrik olahraga media nasional.
Keterlibatan pemerintah daerah
Pola yang paling konsisten sepanjang 2026 adalah kehadiran pemerintah daerah. Turnamen di Bone digelar bersama pemerintah kabupaten. Di Halmahera Barat, turnamen dibuka langsung oleh bupati yang menyebut domino sebagai cabang olahraga unggulan. Di Sidenreng Rappang, pemerintah kabupaten terlibat dalam penyelenggaraan turnamen berskala ribuan peserta.
Sudut pandang sport tourism
Pada turnamen di Jakarta International Velodrome pada 27–28 Juni 2026, pemerintah provinsi DKI Jakarta menyatakan dukungan dengan mengaitkan penyelenggaraan pada agenda sport tourism. Sudut pandang ini menempatkan turnamen bukan hanya sebagai kompetisi, tetapi juga sebagai kegiatan yang mendatangkan pengunjung ke sebuah kota.
Dukungan di tingkat provinsi
Pada turnamen nasional di Surabaya pada 18–19 April 2026, pemberitaan menyebut keterlibatan KONI Jawa Timur di samping pengurus domino provinsi. Kehadiran induk olahraga daerah menjadi salah satu penanda bahwa domino diperlakukan dalam kerangka pembinaan olahraga, bukan sekadar acara hiburan.
Jenjang kompetisi yang mulai terbentuk
Selain kehadiran pemerintah daerah, penanda lain adalah munculnya jenjang kompetisi. Istilah kejuaraan nasional, kejuaraan provinsi, dan kejuaraan kabupaten atau kota sudah lazim dipakai dalam pemberitaan, begitu pula struktur pengurus provinsi dan pengurus kabupaten. Struktur berjenjang semacam ini adalah ciri khas cabang olahraga yang dikelola secara formal, bukan kegiatan yang berdiri sendiri-sendiri.
Domino sebagai olahraga pikiran
Argumen yang paling sering dipakai penyelenggara adalah bahwa domino menuntut perhitungan, pembacaan pola, dan kerja sama antar-pasangan — karakteristik yang mendekatkannya pada kategori olahraga pikiran seperti catur atau bridge. Format berpasangan yang dominan di Indonesia memperkuat argumen itu, karena kemenangan bergantung pada koordinasi dua pemain, bukan keberuntungan satu orang.
Yang masih menjadi tantangan
Di sisi lain, domino berhadiah besar tidak selalu diterima tanpa perdebatan di tengah masyarakat. Karena itu penyelenggaraan yang transparan — panitia yang jelas, aturan yang diumumkan, dan hadiah yang disampaikan terbuka — menjadi penting bagi kredibilitas turnamen itu sendiri.
Turnamen yang Dibahas
Surabaya Domino Tournament 2026
HGI Jakarta Domino Tournament 2026
Open Turnamen Domino Bupati Cup II — Nene Mallomo 2026
Sumber
- Domino resmi jadi olahraga prestasi, Surabaya cetak sejarah nasional
ANTARA Megapolitan - Majukan sport tourism, Pemprov DKI dukung Turnamen Domino
ANTARA - Buka Turnamen Domino Pordi Cup II: Bupati Halbar Dorong Domino Jadi Cabor Unggulan
RRI Ternate
Tulisan Lain
Kejurcab ORADO Piala Wali Kota Tasikmalaya Ditunda, Pemkot Sebut Rekomendasi Izin Belum Keluar
Kejuaraan yang direncanakan akhir Oktober 2026 diundur tanpa tanggal baru. Pengcab ORADO menyebut kegiatan masih tahap perencanaan, MUI meminta jadwalnya digeser, dan PCNU menolak pelaksanaannya.
Lebih dari 1.000 Peserta Ikuti Bandung Domino Tournament 2026, Seri Kelima Kualifikasi Liga Pro PORDI
Turnamen dua hari di D’Botanica Bandung menjadi seri kelima kualifikasi liga profesional PORDI. Angka pesertanya seragam di empat media, tetapi keterangan penyelenggara dan total hadiah belum jelas.
ORADO Kaltim Siapkan Atlet ke PON 2028, Domino Masih Berstatus Eksibisi
Pengprov ORADO Kaltim menyebut PON XXII/2028 sebagai target jangka panjang. Yang perlu diluruskan: domino baru akan tampil sebagai cabang eksibisi, bukan nomor bermedali.


